Bisa Pakai E-Money, Vending Machine APD Akhirnya Hadir di Bandara Soetta

JAKARTA – Janji PT Angkasa Pura II untuk menyediakan vending machine alat pelindung diri (APD) di akhirnya terealisasi. Kini, para dan para pengguna jasa sudah dapat membeli sejumlah peralatan seperti masker, hand sanitizer, hingga tisu basah dengan menggunakan uang elektronik.

Muhammad Awaluddin, Direktur Angkasa Pura II - ekbis.rmol.co

Muhammad Awaluddin, Direktur Angkasa Pura II – ekbis.rmol.co

“Vending machine sudah terdapat di Bandara Soekarno-Hatta yang menyediakan masker, hand sanitizer, dan tisu basah selama 24 jam,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, dilansir Republika. “Proses melalui vending machine tersebut dapat dilakukan menggunakan uang elektronik. Selanjutnya, kami akan menyediakan fasilitas serupa di bandara-bandara lain di bawah Angkasa Pura II.”

Selain itu, sejak pekan kemarin, Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga sudah menyediakan fasilitas rapid test yang dioperasikan oleh Holding BUMN Farmasi. Holding farmasi tersebut terdiri atas tiga perusahaan BUMN, yakni PT Bio Farma sebagai induk holding, yang beranggotakan PT Kimia Farma Tbk. dan PT Indofarma Tbk. “Hal ini dapat semakin memudahkan traveler, karena dapat melakukan rapid test di hari yang sama dengan jadwal keberangkatan,” sambung Awaluddin.

“Stakeholder penerbangan harus secara konsisten dan disiplin menjalankan prosedur untuk memenuhi protokol kesehatan,” imbuh Awaluddin. “Seluruh stakeholder mulai dari Angkasa Pura II, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan, maskapai, traveler, dan lainnya, termasuk operator angkutan publik kereta dan darat, harus konsisten terhadap protokol kesehatan.”

Mengenai jumlah penumpang, perusahaan optimistis akan mengalami peningkatan mulai bulan Juli mendatang. PT Angkasa Pura II sendiri menetapkan bulan Juli sebagai fase pemulihan di tengah pandemi global COVID-19. Peningkatan penumpang diprediksi sebesar 20 sampai 25 persen dibandingkan dengan Juni 2020, dan sebagian besar akan terjadi di Bandara Soekarno-Hatta sebagai bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia.

“Bandara Soekarno-Hatta merupakan hub bagi penerbangan domestik yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota lain di Indonesia. Karena itu, di fase recovery bulan depan, rute-rute domestik kami perkirakan akan kembali aktif,” tambah Awaluddin. “Kami prediksi jumlah penumpang di 19 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II pada Juli 2020 dapat meningkat berkisar 20 sampai 25 persen.”