Bandara Soetta Bakal Diperluas Hingga ke Pulau Reklamasi

Kabupaten (Pemkab) Tangerang dan PT Angkasa Pura (AP) II kini sedang mendiskusikan rencana di salah satu area hasil reklamasi yang terletak di pantai utara Kabupaten Tangerang. Wacana pengembangan Bandara Soetta ini dilandasi karena di Bandara Soetta makin tinggi, sementara itu lahan yang dipakai terbatas.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta - metro.tempo.co

Bandara Internasional Soekarno-Hatta – metro.tempo.co

“Kami memang berencana menggarap tujuh pulau reklamasi di pantai utara Tangerang, nanti untuk Bandara Soekarno-Hatta 2, sebutannya seperti itu, akan dibangun di pulau nomor empat,” ujar Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang Taufik Emil, Rabu (11/10), seperti dilansir Kompas.

Lebih lanjut Taufik mengungkapkan bahwa proyek reklamasi di pantai utara Tangerang ini akan terbentang di daerah pesisir, mulai dari Pantai Dadap, Kosambi, hingga kawasan Kronjo. Namun proyek perluasan Bandara Soetta tersebut masih dikaji oleh Pemkab Tangerang dan pihak pengembang.

Sementara itu, pihak AP II membenarkan tentang rencana tersebut dan menyambut baik rencana pembangunan Bandara Soetta 2 di pulau reklamasi. “Pada intinya, kami menyambut baik rencana ini, guna mendukung optimalisasi Bandara Soekarno-Hatta yang semakin jenuh ini. Sekarang masih bahas seperti apa skemanya, apakah pembiayaannya dibebankan kepada kami, atau pemerintah yang buat pulau dan kami urus desainnya, masih dibicarakan,” papar Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura II Agus Haryadi.

Meski sudah mulai ada diskusi terkait perluasan Bandara Soetta, baik pihak Pemkab Tangerang dan PT AP II masih belum dapat memberi kepastian kapan rencana ini akan terealisasi. Mereka mengaku masih menanti keputusan dari pemerintah pusat, yakni Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. “Masih tahap kajian prastudi kelayakan, belum ada prediksi kapan akan mulai dibangun Kemenhub,” beber Taufik.

Sekadar informasi, berdasarkan data statistik tahun 2016, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melayani penumpang sebanyak 58,7 juta dengan pergerakan pesawat mencapai 369.740 movement. Sedangkan untuk aktivitas kargo yang dilayani di Bandara Soetta mencapai 342.473 metrik ton.