Wings Air Buka Lagi Rute Penerbangan di Manado & Maluku Utara

Jakarta kembali mengoperasikan 5 yang sebelumnya sempat ditutup. Kelima rute tersebut mencakup wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara dan kembali beroperasi (re-operate) mulai tanggal 1 Desember 2019 dari Internasional Sam Ratulangi, Manado.

Maskapai Wing Air - www.tiketpesawat.com

Maskapai Wing Air – www.tiketpesawat.com

“Pengoperasian kembali atau re-operate efektif 1 Desember 2019 dari Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (MDC) menuju lima kota tujuan di Sulawesi Utara dan Maluku Utara,” kata juru bicara Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, seperti dilansir Tempo.

Kelima rute penerbangan yang dimaksud meliputi Bandara Naha di Kecamatan Tahuna, Bandara Miangas, dan Bandara Melonguane di Kabupaten Talaud. Kemudian, Bandara Kuabang di Kabupaten Halmahera Utara dan Bandara Leo Wattimena di Kabupaten Morotai.

Lebih lanjut Danang mengungkapkan bahwa Wings Air memiliki layanan penerbangan pergi pulang (PP) setiap hari. Dengan dioperasikannya kembali rute tersebut, Wings Air berusaha memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat, terutama di wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, serta untuk wisatawan maupun pebisnis dari berbagai daerah.

“Wings Air berharap, beroperasinya kembali dapat mengakomodasi permintaan perjalanan udara. Juga, menyediakan kebutuhan liburan akhir tahun. Wings Air mengucapkan terima kasih kepada regulator, masyarakat, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara, awak pesawat, seluruh karyawan serta berbagai pihak terkait yang membantu beroperasinya kembali rute-rute di kedua provinsi, sehingga dapat berjalan baik dan lancar,” ungkap Danang.

Lebih lanjut Danang mengungkapkan, Wings Air terus berupaya menciptakan interkonektivitas untuk memudahkan travelers dalam menjangkau sejumlah daerah berbasis kepulauan yang bertujuan untuk meningkatkan sekaligus pemerataan pusat perekonomian baru, misalnya potensi ekonomi daerah dari bisnis maupun perdagangan.

Wings Air juga mengharapkan, beroperasinya kembali rute-rute tersebut bisa mengakomodir permintaan perjalanan udara dan menyediakan kebutuhan liburan akhir tahun dengan nilai lebih yang dapat memperpendek jarak, mempersingkat waktu tempuh agar relatif lebih singkat, sehingga lebih efektif dan juga efisien.