Bandara Soetta Sediakan Shuttle Bus Gratis untuk Perpindahan Antar Terminal

Jakarta – Sampai saat ini moda skytrain yang menghubungkan Stasiun dan antar terminal masih belum beroperasi. Oleh sebab itu, pihak PT Railink pun menawarkan alternatif angkutan berupa shuttle bus yang mempermudah perpindahan antar terminal. Menariknya lagi, layanan shuttle bus tersebut tak dikenai biaya, alias gratis.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta - id.wikipedia.org

Bandara Internasional Soekarno-Hatta – id.wikipedia.org

Shuttle bus antar terminal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten ini dioperasikan sejak tanggal 1 Juni 2020 lalu dengan tetap menerapkan aturan physical distancing. Shuttle bus dijalankan sejak pukul 08.00 WIB sampai jam 17.00 WIB dengan frekuensi keberangkatan setiap 15 menit sekali.

Setidaknya terdapat dua shuttle bus yang disediakan oleh Railink, yakni Shuttle Bus 1 yang melayani rute Stasiun Bandara Soekarno-Hatta menuju Terminal 2 Gate 3 Keberangkatan dan sebaliknya. Lalu Shuttle Bus 2 dengan rute perjalanan dari Stasiun Bandara Soekarno-Hatta ke Terminal 3 Gate 3 Keberangkatan dan sebaliknya. Adapun lokasi pengoperasian shuttle bus untuk Terminal 1 Bandara Soetta berada di Terminal 1A Keberangkatan serta shuttle bus untuk Terminal 2 dan 3 terletak di Gate 3 Keberangkatan.

Seperti diketahui, sebelumnya operasional skytrain atau kalayang dan Gedung Transit Oriented Development (TOD) M1 Bandara Soekarno-Hatta kembali diperpanjang. Hal ini dilakukan seiring dengan perpanjangan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Kota Tangerang.

“Pertama menutup sementara TOD sampai pemberitahuan lebih lanjut, kedua juga tidak mengoperasikan atau menghentikan sementara skytrain atau kalayang sampai pemberitahuan lebih lanjut,” kata Senior Manager Branch Communication and Legal Bandara Soetta Febri Toga Simatupang, seperti dilansir Tribunnews.

Lebih lanjut Febri menuturkan, perpanjangan penutupan operasional Gedung TOD M1 dan skytrain Bandara Soetta ini dilakukan guna mencegah terjadinya kerumunan di satu titik tertentu. “Sebagaimana ini untuk mencegah terjadinya menjaga physical distancing, terutama titik tertentu kita tutup sementara,” terangnya.

Berbeda dari penutupan sebelumnya yang mengikuti masa PSBB, penutupan kali ini menurut Febri tak mempunyai batas waktu. Pihak manajemen Bandara Soetta akan melihat kondisi di lapangan. Jika dinyatakan memungkinkan dan kondisinya sudah aman, maka kedua fasilitas itu kemungkinan akan kembali dibuka.