Masa Pandemi COVID-19, Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Protokol New Normal

TANGERANG – Kembali beroperasi di masa pandemi , PT akan menerapkan protokol baru di untuk menghadapi skenario fenomena new normal. Protokol terbaru tersebut sudah disusun untuk tiga aktivitas utama di bandara, yakni operasional bandara, pelayanan, dan komersial.

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II - www.medcom.id

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II – www.medcom.id

“Sesuai arahan Menteri BUMN, setiap BUMN termasuk PT Angkasa Pura II saat ini sudah diminta mempersiapkan protokol untuk mengantisipasi The New Normal di tengah COVID-19 sejalan dengan bidang usaha masing-masing,” papar Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, disalin dari Kompas. “Protokol normal baru yang akan diterapkan akan beriringan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari .”

Meski demikian, protokol normal baru tersebut akan diberlakukan apabila sudah mendapatkan keputusan final dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 atau dari pemerintah sendiri. Jadi, belum ada tanggal pasti kapan pemberlakuan protokol tersebut, baik mengenai kapan karyawan harus kembali bekerja dari kantor serta kriteria siapa saja yang harus bekerja di kantor.

“New normal yang dimaksud merupakan berbasis informasi yang akan meminimalkan pertemuan tatap muka antar manusia,” jelas Awaluddin. “Lalu kepada maskapai dan penumpang, akan diarahkan untuk lebih menggunakan self-check in kiosk, mobile check in dan web check in, dibandingkan datang ke konter check in. Selain itu, tenant yang ada di Bandara Soekarno-Hatta akan diwajibkan untuk menyediakan hand sanitizer dan mulai menerapkan transaksi non-tunai.”

Walau belum ada tanggal pasti kapan penerapan protokol baru ini, namun rencana tersebut akan diajukan ke Kementerian BUMN pada tanggal 25 Mei 2020 mendatang. Yang jelas, PT Angkasa Pura II mengklaim siap mengantisipasi skenario The New Normal karena memang sudah sejak empat tahun ini pengembangan bandara di bawah perseroan mengarah ke digitalisasi untuk mewujudkan Smart Digital Airport.