Penerbangan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Ditiadakan Sampai Juni 2020

Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menghentikan angkutan umum darat, laut, dan udara mulai hari ini, Jumat (24/3). Khusus untuk angkutan udara, di , Tangerang, Banten ditiadakan mulai 24 April 2020 sampai 1 Juni 2020 mendatang. Hal ini diberlakukan sejalan dengan adanya larangan mudik yang berlaku sejak Jumat ini.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta - id.wikipedia.org

Bandara Internasional Soekarno-Hatta – id.wikipedia.org

Bandara Soetta nantinya hanya akan melayani penerbangan non-komersial yang diatur oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, misalnya penerbangan kargo dan penerbangan lain yang dikecualikan. “Untuk sektor udara saya sampaikan pertama larangan perjalanan dalam negeri dan luar negeri baik udara berjadwal maupun carter 24 April-1 Juni 2020,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Novie Riyanto, Kamis (23/4), seperti dilansir CNBC Indonesia.

Lebih lanjut Novie menjelaskan, penerbangan yang dikecualikan adalah penerbangan untuk pimpinan lembaga tinggi negara dan atau wakil kenegaraan organisasi internasional, lalu organisasi penerbangan khusus pemulangan WNI, WNA, penegakan hukum dan pelayan darurat petugas penerbangan, operasional kargo, serta pengangkutan medis sanitasi dan logistik bisa menggunakan pesawat penumpang untuk sementara. Kemudian untuk navigasi udara pun tetap dibuka. “Navigasi udara dibuka 100 persen, bandara juga tetap beroperasi untuk pelayanan penerbangan yang tadi disebutkan,” jelas Novie.

Belum lama ini, pihak Otoritas Bandara Wilayah I Kelas Utama juga telah mendistribusikan 650 paket sembako untuk para pekerja di Bandara Soetta dan Halim Perdanakusuma, Jakarta. “Fokus utama kita, memberikan kepada mereka, para pekerja di bandara yang terdampak pada pandemi Covid-19 ini. Seperti para organik atau yang sehari-hari jadi garda terdepan di bandara,” ucap Herson, Kepala Otoritas Bandara Wilayah I Klas Utama, Kamis (23/4).

“Semua pekerja lepas seperti ojek pangkalan dan sopir taksi yang kita berikan on the spot karena mereka berada di sekitar bandara sampai di M1 sana, juga diberikan,” imbuh Herson.

Herson mengharapkan, paket sembako yang diberikan pada para pekerja di bandara ini bisa menjadi harapan dan semangat baru. “Walaupun mungkin tak berarti, paling tidak kita bisa ikut berbuat untuk mereka yang sangat merasakan dampaknya,” tandasnya.