Tangerang Raya PSBB, Bandara Soetta Terapkan Status Minimum Operasi

Jakarta – Wilayah Raya (Kabupaten dan Kota serta Selatan) mulai memberlakukan pembatasan sosial berskala besar () pada Sabtu (18/4) hingga 2 pekan ke depan. Meski demikian, Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten masih beroperasi normal dengan status minimum operasi sejak awal April 2020 lalu.

Direktur Utama , Muhammad Awaluddin – today.line.me

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengaku optimis Bandara Soetta bisa mempercepat penerapan penuh PSBB di Tangerang Raya. “Kami menerapkan pembatasan sosial di bandara tersebut sehingga terintegrasi dengan penerapan PSBB di DKI Jakarta dan Tangerang Raya,” beber Awaluddin, Sabtu (18/4), seperti dilansir Tangerangnews.

“Berbagai penyesuaian sudah dilakukan sebelumnya sehingga ketika PSBB berlaku di DKI Jakarta maka berjalan lancar. Kedua bandara ini (Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma) berperan cukup vital dalam menyangga sektor penerbangan nasional,” sambungnya.

Berikut ini dan operasional di Bandara Soekarno-Hatta berdasar data per tanggal 16 April 2020:

  • yang beroperasi: Batik Air, Citilink Indonesia, Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, Nam Air, My Indo Airlines, Qatar Airways, K-Mile Air, China Airlines, EVA Air, Air China, Cathay Pacific Airways, Emirates, Federal Express, Trigana Air, Japan Airlines, All Nippon Airways, Asiana Airlines, Singapore Airlines, Vietnam Airlines, Airfast Indonesia, Lanmei Airlines.
  • yang beroperasi: 1A, 2D, 2E dan seluruh 3.
  • yang beroperasi: Damri, Primajasa, Hiba, Sinar Jaya dan Big Bird.
  • Travel yang beroperasi: Citi Trans, Jackal Holidays, X Trans, Lintas Shuttle, Primajasa Red White Star, SInar Shuttle, Damri Taksi reguler: Blue Bird, Gamya, Express, Diamond, Borobudur, Primajasa, Greenline, Taksi Eksekutif: Silver Bird, Tiara Express Rental mobil & online: Golden Bird, Ligat Utama Indonesia, Inkopau, Inkoppol, Inkopal, Mandar Indonesia, Gojek, Abhinaya, Diva Service, Grab.
  • Bandara Soetta: Railink tidak mengoperasikan sementara waktu bandara sejak 12 April 2020.

Sedangkan untuk Bandara Halim Perdanakusuma hanya 6 maskapai yang masih beroperasi melayani penerbangan, yaitu Batik Air, Wings Air, Citilink Indonesia, Tri MG, Ekspres Transportasi Antarbenua, dan Travira Air. Untuk transportasi publik yang beroperasi hanya bus dan taksi.