HUT ke-37, Bandara Soekarno-Hatta Tebar Promo Layanan Premium

Jakarta (AP) II menawarkan untuk berbagai premium di , Tangerang, Banten. tersebut sengaja diberikan untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) perseroan ke-37 pada tanggal 13 Agustus 2021.

Yado Yarismano, Vice President Corporate PT AP II - deladeni.com

Yado Yarismano, Vice President Corporate PT AP II – deladeni.com

VP of Corporate Communications AP II Yado Yarismano menyebutkan bahwa promo yang ditawarkan antara lain, layanan premium Joumpa Airport VIP Service, layanan lounge first class Saphire Precious, dan tarif menginap di hotel bintang 4 pertama yang terletak di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yaitu Anara Airport Hotel.

“Anara Airport Hotel yang dikelola anak usaha AP II yakni PT Angkasa Pura Properti dibuka pada awal tahun ini, dilengkapi dengan 5 tipe kamar yakni Deluxe Room, Deluxe Difabel Room, Junior Suite, Executive Suite, dan Deluxe Suite,” ujar Yado Yarismano, Jumat (13/8), seperti dilansir Antara.

Lebih lanjut Yado menjelaskan bahwa sepanjang bulan Agustus 2021, penumpang pesawat dan pengunjung bandara dapat memperoleh tarif promo untuk menginap di Anara Airport Hotel hanya dengan Rp370 ribu net/malam atau jauh lebih murah dari harga normal sebesar Rp788 ribu net/malam untuk kamar deluxe.

Apabila ingin menikmati tarif promo tersebut, pelanggan bisa menghubungi Anara Airport Hotel terlebih dulu lewat nomor telepon yang tertera pada situs hotel. Dengan tarif promo tersebut, pelanggan bisa menikmati layanan menginap di kamar deluxe, sarapan untuk 2 orang, dan late check out hingga pukul 14.00 WIB. “Hotel ini merupakan bagian dari upaya AP II melakukan diversifikasi usaha yang mendukung bisnis utama dan sebagai upaya perseroan meningkatkan pendapatan dari bisnis non-aeronautika,” paparnya.

Adapun untuk bisnis aeronautika PT AP II meliputi Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U, Pelayanan Jasa Pendaratan Penempatan dan Penyimpangan Pesawat Udara/PJP4U, dan lain-lain. Sedangkan untuk bisnis non-aeronautika mencakup ground handling, properti, kargo, periklanan, dan sebagainya. “AP II telah mampu menyeimbangkan kontribusi pendapatan bisnis aeronautika dan non-aeronautika, seperti yang dilakukan operator bandara kelas dunia lainnya sehingga tidak hanya bergantung dari lalu lintas penerbangan saja,” tandasnya.