Sesuai SE No 16/2021, Ini Syarat Terbang Terbaru di Bandara AP II

Jakarta (AP) II memberlakukan sejumlah peraturan baru di seluruh bandar udara kelolaannya untuk calon dari dan ke Pulau Jawa dan Bali. Peraturan yang berlaku mulai 26 Juli 2021 ini mengacu pada Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 No 16/2021 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi COVID-19.

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II - www.medcom.id

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II – www.medcom.id

Sesuai dengan SE No 16/2021, calon penumpang pesawat dari dan ke Pulau Jawa dan Bali, serta daerah yang ditetapkan sebagai daerah dengan kategori PPKM Level 4 dan Level 3, wajib memenuhi persyaratan seperti menunjukkan kartu vaksin (minimal dosis pertama) dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan.

Sedangkan untuk calon penumpang pesawat yang hendak melakukan perjalanan dari dan ke daerah yang ditetapkan sebagai daerah dengan kategori PPKM Level 1 dan Level 2, wajib memenuhi syarat menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan. Adapun perjalanan orang dengan usia di bawah 12 tahun dibatasi atau tidak diperbolehkan untuk sementara.

President Director AP II Muhammad Awaluddin menegaskan bahwa pihak Angkasa Pura II berkoordinasi dengan seluruh instansi lain di untuk mengimplementasikan ketentuan dalam SE Nomor 16/2021 dengan baik. Ia mengingatkan calon penumpang pesawat supaya memerhatikan persyaratan yang berlaku di keberangkatan dan tujuan. “Persyaratan penerbangan di tengah pandemi ini cukup dinamis melihat situasi dan kondisi terkini, dan AP II siap untuk selalu mengimplementasikan setiap peraturan yang berlaku,” papar Awaluddin.

Tiap calon penumpang diwajibkan memenuhi persyaratan yang ada. Bandara-bandara di bawah pengelolaan AP II pun didukung oleh Kantor Pelabuhan (KKP) Kementerian (Kemenkes) yang akan melakukan validasi dokumen seperti kartu vaksin dan surat keterangan tes COVID-19. “Kami mengimbau agar calon penumpang pesawat mempersiapkan persyaratan dengan baik,” tandas Muhammad Awaluddin.