AP II Tutup Jalan Perimeter Selatan Gara-Gara Kebakaran Dekat Bandara Soetta

Benda – PT Angkasa Pura (AP) II terpaksa menutup sementara akses Jalan Perimeter Selatan akibat adanya insiden kebakaran hebat yang terjadi di Kecamatan Benda, Kota Tangerang, dekat dengan , Selasa (24/9).

Febri T. Simatupang, Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta - metaonline.id

Febri T. Simatupang, Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta – metaonline.id

Menurut Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang, penutupan sementara Jalan Perimeter Selatan itu dilakukan guna mempercepat pemadaman api. “Iya (ditutup), kejadian sebenarnya di luar bandara. Namun karena kawasan dekat bandara, kita ikut membantu petugas melakukan pemadaman kebakaran,” jelas Febri, Selasa (24/9), seperti dilansir Tribunnews.

Febri pun mengimbau calon atau para pekerja yang akan ke Bandara Soetta untuk memakai akses lain seperti Jalan Perimeter Utara dan Transit Oriented Development (TOD). “Untuk sementara kita tutup dulu, kita ikuti arahan yang ada dulu. Kalau penumpang dan pekerja bisa sementara lewat Perimeter Utara atau TOD bagi yang tidak bawa kendaraan,” papar Febri.

Kondisi api yang masih membara hingga pukul 18.00 WIB, Febri menuturkan jika AP II akan menutup Jalan Perimeter Selatan hingga kondisi dinyatakan aman dan kondusif. “Penutupan Perimeter Selatan sampai kita melihat kejadian di lapangan dahulu, teman-teman petugas kebakaran dari Angkasa Pura II maupun dari Kota Tangerang sampai menyelesaikan proses pemadaman di sana,” kata Febri.

Ia menegaskan bahwa Jalan Perimeter Selatan akan dibuka usia melihat situasi di lokasi kebakaran. Kebakaran di dekat Bandara Soetta pun dinilai bisa berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan. Oleh sebab itu, pihak AP II akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi.

Petugas pemadam kebakaran hingga petang hari masih memadamkan lapak pengelolaan limbah plastik yang terletak di Kampung Baru, Kelurahan Jurumudi yang terbakar tersebut. Namun sampai saat ini masih belum diketahui apa penyebab kebakaran yang melalap 7 lapak pengelolaan limbah dan 6 rumah permanen tersebut.