Bandara Soekarno-Hatta Menjadi Proyek Percontohan Transformasi AP II

Cengkareng (AP) II menjadikan , Tangerang, Banten sebagai proses transformasi untuk meraup pasar Asean. Sebagai informasi, AP II mencanangkan periode 2020-2024 untuk menjadi pemimpin pasar operator bandar udara di kawasan Asia Tenggara (On Becoming Airport Enterprise Leader in the Region).

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II - www.medcom.id

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II – www.medcom.id

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyatakan, pihaknya akan melakukan perubahan di seluruh model , operasi dan di bandara, sampai pola kerja karyawan, untuk menjadikan ekosistem lebih terintegrasi dan terkoneksi dalam rencananya menjadi pemimpin pasar Asean pada 2021.

“PT Angkasa Pura II menjalankan program Transformation 1.0 pada 2016 – 2020, dan kemudian berlanjut ke Transformation 2.0 pada 2020 – 2024 di mana pada kurva kedua transformasi ini kami mencanangkan untuk menjadi pemimpin pasar di ASEAN,” ungkap Awaluddin, Selasa (18/11), seperti dilansir Tangerangonline.

Pada setiap fase transformasi, AP II juga menganut prinsip konsistensi (consistent) dan berkelanjutan (continuity). “Dengan penerapan transformasi terstruktur dan holistik sejalan dengan penerapan yang comprehensive, consistent dan continuity, saat ini PT Angkasa Pura II memiliki pondasi kokoh untuk menjadi Airport Enterprise Leader in the Region,” papar Awaluddin.

Adapun model bisnis yang dikembangkan diharapkan dapat beradaptasi dengan kondisi apapun, lalu inovasi akan ditekankan dalam operasional dan pelayanan bandara, serta SDM juga ditingkatkan demi menjaga pertumbuhan dan kelangsungan bisnis. “Tiga hal tersebut diselaraskan sehingga konsep yang dijalankan PT Angkasa Pura II pada 2021 di dalam Transformasi 2.0 adalah link The BIG [business, innovation, growth] Model,” bebernya.

Dalam menjalankan Transformation 1.0 dan 2.0, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur dan sistem operasi, AP II memilih Bandara Soetta sebagai proyek percontohan. Sepanjang perjalanan transformasi tersebut, Bandara Soekarno-Hatta telah menjalani penerapan smart airport concept, airport digital journey experience, airport operation control center, dan ke depannya akan dilengkapi dengan robotic airport services, electric/manless transportation, airport platform integrator, dan sebagainya.

“Bandara Soekarno-Hatta juga akan lebih modern lagi nantinya dengan dibangunnya Terminal 4 yang mengarah ke advanced technology dengan konsep smart environment, smart mobility, dan smart security,” tutur Awaluddin.