Angkasa Pura II Raih 30 Penghargaan dari Airport Council International

Tangerang – Sembilan yang dikelola PT Angkasa Pura (AP) II belum lama ini menyabet 30 penghargaan dalam Airport Service Quality (ASQ) Awards yang diadakan oleh Airport Council International (ACI). Penghargaan itu diberikan karena -bandara AP II dinilai mampu memberi customer experience terbaik berdasar pendapat dari di setiap bandar udara.

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT AP II - www.merdeka.com

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT AP II – www.merdeka.com

Pendapat penumpang tersebut diperoleh dari survei ASQ di 380 bandara yang terdapat di 90 negara dan melibatkan 8,8 juta penumpang. Adapun bandara yang berhasil meraih penghargaan antara lain Bandara Depati Amir, Raja Haji Fisabilillah, Silangit, Husein Sastranegara, Sultan Mahmud Badaruddin II, Sultan Syarif Kasim II, Supadio, Halim Perdanakusuma, dan Soekarno-Hatta.

Menurut Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, penghargaan ACI tersebut adalah bentuk kepercayaan global terhadap kemampuan bandara-bandara nasional dalam menawarkan standar tinggi terhadap para pengguna .

“Level pelayanan di bandara-bandara PT Angkasa Pura II selalu meningkat setiap tahun sehingga mampu mempertahankan berbagai penghargaan dari ACI. Tahun lalu kami meraih 22 penghargaan untuk 6 bandara dan pada tahun ini bertambah menjadi 30 penghargaan untuk 9 bandara, termasuk satu-satunya penghargaan Most Improved in Asia Pacific yang berhasil diraih oleh Soekarno-Hatta,” kata Awaluddin, seperti dilansir Tangerangonline.

“Keberhasilan Soekarno-Hatta tidak lepas dari berbagai pengembangan yang dilakukan. Pelayanan di Terminal 3 semakin baik dalam melayani penerbangan rute domestik dan , lalu sejak 2019 juga sudah dioperasikan terminal khusus LCC yaitu Terminal 2F. Tidak lupa di Soekarno-Hatta juga terdapat kereta bandara sebagai transportasi publik, serta Skytrain yang menjadi moda utama perpindahan antar terminal,” imbuh Awaluddin, Selasa (10/3) malam.

Bandara Soetta pun dipilih sebagai pilot project untuk berbagai pengembangan teknologi informasi yang berguna dalam mendukung operasional dan pelayanan bandara, seperti Airport Operation Control Center, Terminal Operation Center, iPerform Apps, Self-Boarding Gate, Autogate dan E-ticket di shelter bus, self-check-in kiosk dan self-baggage drop, iMATE Lounge, Airsport Arena, Digital Droid, hingga tempat beroperasi taksi listrik Blue Bird dan GrabCar Elektrik untuk pertama kalinya.

“Pengembangan infrastruktur dan digital meningkatkan efektifitas operasional dan pelayanan sehingga Soekarno-Hatta pantas menyandang gelar sebagai Most Improved in Asia Pasific,” tandas Awaluddin.