Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Bakal Terapkan Sistem Layaknya di Changi

Tangerang – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI berencana akan menerapkan keimigrasian seperti di Bandara Changi Singapura. Wacana penerapan keimigrasian itu akan dilakukan di Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta - id.wikipedia.org

Bandara Internasional Soekarno-Hatta – id.wikipedia.org

Nantinya seluruh pemeriksaan keimigrasian akan dilakukan lewat sistem autogate, sehingga tak lagi manual dilakukan oleh petugas. “Saat ini, memang sudah ada autogate di Bandara Soekarno-Hatta, namun hanya beberapa lokasi tertentu saja dan itu pun masih bercampur dengan manual. Tapi nantinya, itu akan kita ubah, dimana seluruh pemeriksaan keimigrasian melalui autogate,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Muhammad Godam, seperti dilansir Tribunnews.

Lebih lanjut Godam mengatakan, hal itu harus dilakukan guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat agar keimigrasian bisa berjalan lebih cepat dan mudah tanpa menghabiskan banyak waktu. Lewat pemakaian autogate tersebut, pemeriksaan keimigrasian menurut Godam hanya memakan waktu sekitar kurang dari 1 menit. “Kalau semua layanan menggunakan autogate, tentu akan cepat, mengingat bandar udara ini termasuk yang terpadat pergerakan penumpangnya,” papar Godam.

Pihak Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta sendiri kabarnya telah menyampaikan wacana tersebut terhadap PT Angkasa Pura (AP) II selaku pihak pengelola Bandara Soetta. “Sambutannya tentu baik, apalagi ini untuk kepentingan publik. Dan yang pasti ini masih dalam proses,” jelas Godam.

Progres proyek pembangunan Terminal 4 Bandara Soetta sendiri sebelumnya sudah pada tahap pemilihan terminal. Adapun terminal baru ini kabarnya akan mulai dibangun pada tahun 2021 dan ditargetkan rampung 3 tahun kemudian. Dengan adanya Terminal 4, maka daya tampung Bandara Soekarno-Hatta diharapkan bisa mencapai 110 juta penumpang per tahun.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri telah meminta Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk segera menyiapkan perencanaan pembangunan terminal keempat di Bandara Soekarno-Hatta.