Bandara Soekarno-Hatta Sediakan 270 Parking Stand untuk Grounding Pesawat

Jakarta , Tangerang, Banten mengoptimalkan 270 parking stand sebagai tempat untuk grounding . Jumlah optimal tersebut bakal dipakai oleh berbagai yang terpaksa mengistirahatkan pesawat lantaran terdampak oleh pandemi (Covid-19).

Bandara Internasional Soekarno-Hatta - id.wikipedia.org

Bandara Internasional Soekarno-Hatta – id.wikipedia.org

“Ketersediaan parkir pesawat dalam keadaan normal adalah 188 parking stand. (Sementara) untuk optimalisasi parking stand dalam keadaan tidak normal 270 parking stand, dengan syarat, hampir semua terminal di Bandara Soetta ditutup,” kata Senior Manager Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang, Senin (6/4), seperti dilansir Kompas.

Walaupun telah menyiapkan 270 parking stand, Bandara Soetta tak dapat menampung grounding semua pesawat milik maskapai penerbangan. “Apabila ada sebagian pesawat yang tidak tertampung, maka kami mempersilahkan maskapai berkoordinasi dengan bandara-bandara yang masih memiliki ketersediaan parking stand,” terang Febri.

Dalam proses grounding pesawat, pihak maskapai penerbangan dapat mengajukan permohonan terlebih dahulu terhadap pihak bandar udara, yakni PT Angkasa Pura (AP) II di Bandara Soekarno-Hatta. Kemudian permohonan akan dikaji secara internal oleh pihak AP II untuk kemudian berkoordinasi lagi dengan pihak Air Traffic Controller (ATC) terkait ketersediaan parking stand.

“Pada prinsipnya kami akan menampung permohonan maskapai untuk melakukan grounded namun disesuaikan dengan ketersediaan atau kapasitas parking stand yang ada di Bandara Soekarno Hatta. Lokasi parking stand pesawat sendiri nantinya di lapangan. Kita akan gunakan apron, taxi line yang ada juga kami gunakan untuk grounding pesawat itu,” ungkap Febri.

Walau demikian, Febri masih belum dapat mengungkapkan jumlah pesawat dan maskapai penerbangan yang telah melakukan grounding di Bandara Soetta. Pasalnya, proses grounding pesawat sampai sekarang masih terus berlangsung.

Seperti diketahui, pembatasan perjalanan di sejumlah negara untuk mencegah penyebaran corona telah mengakibatkan sebagian besar pesawat mulai diistirahatkan. Berdasarkan data Cowen investment bank, setidaknya terdapat 70 maskapai penerbangan di dunia yang telah mengistirahatkan seluruh pesawatnya, termasuk maskapai besar seperti Emirates dan Etihad sampai maskapai low cost carrier seperti EasyJet.