6 Maskapai Layani Angkutan Kargo Domestik di Bandara Soekarno-Hatta

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) II mengumumkan bahwa 6 nasional yang sebelumnya mengangkut penumpang kini banting setir melayani khusus domestik dari dan ke , Tangerang, Banten.

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT AP II - www.merdeka.com

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT AP II – www.merdeka.com

Adapun 6 maskapai tersebut meliputi Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, NAM Air, Citilink, Lion Air, dan Airfast. Dengan adanya beberapa maskapai yang melayani angkutan kargo, diharapkan lalu lintas pengiriman barang dari dan ke Bandara Soetta bisa kembali berjalan lancar.

“Soekarno-Hatta cukup penting dalam mendukung kelancaran logistik nasional khususnya angkutan kargo di tengah pandemi COVID-19. Sejalan dengan itu, PT Angkasa Pura II berkomitmen menjaga kelancaran lalu lintas kargo di Soekarno-Hatta dan bandara-bandara perseroan lainnya, baik incoming maupun outgoing kargo di rute domestik dan internasional,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II (AP II) Muhammad Awaluddin, Rabu (29/4), seperti dilansir Merdeka.

Kemudian, pada rute internasional juga ada maskapai yang menyediakan pesawat khusus kargo (freighter) di Bandara Soekarno-Hatta, yakni MyIndo dan Cargolux. Pihak AP II sendiri berupaya untuk terus berkoordinasi dengan maskapai agar dapat memastikan lalu lintas logistik di Bandara Soetta tetap berjalan lancar.

“Kami selalu berkoordinasi intensif dengan maskapai yang juga sangat berperan dalam menjaga konektivitas angkutan kargo di Indonesia, dengan mau mengoperasikan pesawat khusus penumpang untung kemudian kini mengangkut kargo,” ujarnya.

“Saat ini kapasitas angkutan kargo memang tidak sebanyak kondisi normal di mana penerbangan reguler cukup banyak. Namun demikian, kapasitas yang ada saat ini dinilai masih mencukupi untuk menjaga kelancaran lalu lintas kargo secara umum,” sambung Awaluddin.

Bandara Soetta sendiri merupakan bandara dengan fasilitas pengelolaan kargo terlengkap dan terbesar di antara bandar udara AP II lainnya. Setiap tahun, Bandara Soetta dapat mengelola sekitar 600.000 ton kargo. Tak hanya Bandara Soetta, bandara-bandara AP II lain juga tetap beroperasi untuk melayani angkutan kargo, selain melayani penerbangan yang masih diizinkan sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Perhubungan No.25/2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idulfitri Tahun 1441 H dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.