Meski Ada Pembatasan, Bandara Soetta Layani Lebih dari 3.000 Penumpang

Jakarta Internasional melayani 95 (take off dan landing) di dan internasional pada Sabtu (16/5). Adapun di 2 jadwal rute domestik mencapai 20 penerbangan dan kedatangan sebanyak 21 penerbangan. yang beroperasi di terminal tersebut antara lain, Lion Air, Batik Air, Sriwijaya Air, NAM Air, dan Citilink.

Kepadatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta – detik.com

Sedangkan di Terminal 3 untuk seluruh rute domestik dioperasikan oleh maskapai Garuda Indonesia dengan jadwal keberangkatan sebanyak 17 penerbangan dan kedatangan 18 penerbangan. “Seluruh proses keberangkatan di Terminal 2 dan Terminal 3 sejak pagi tadi berjalan lancar di mana dilakukan antrean dengan tetap mengedepankan physical distancing,” ungkap President Director Muhammad Awaluddin, Sabtu (16/5), seperti dilansir Liputan6.

Rute internasional dilayani oleh sejumlah maskapai dengan rincian keberangkatan sebanyak 10 penerbangan dan kedatangan 9 penerbangan. Menurut laporan maskapai, jumlah penumpang dari 95 penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten kemarin mencapai 3.196 orang. “Seluruh proses keberangkatan di Terminal 2 dan Terminal 3 sejak pagi tadi berjalan lancar di mana dilakukan antrean dengan tetap mengedepankan physical distancing,” beber Awaluddin.

PT Angkasa Pura II selaku pihak pengelola Bandara Soetta menerapkan kebijakan baru dalam mengatur lalu lintas di bandara, mencakup pembatasan penerbangan, pembaruan sistem antrean, dan penegasan jumlah penumpang maksimal. Kebijakan itu telah ditetapkan mulai hari Jumat, 15 Mei 2020 lalu.

“Kami telah melakukan evaluasi dan kemudian mengimplementasikan kebijakan baru. Pada pagi hari ini, 15 Mei 2020, proses keberangkatan penumpang di rute domestik berjalan lancar di Soekarno-Hatta, baik itu di Terminal 2 dan 3,” jelas Awaluddin.

Kemudian, untuk slot penerbangan dibatasi jadi hanya 5-7 penerbangan per jam, khususnya di Terminal 2 Bandara Soetta supaya lalu lintas orang tak terlalu menumpuk pada jam-jam tertentu. “Pembatasan slot penerbangan per jam dan maksimal 50 persen jumlah penumpang yang diangkut pada setiap penerbangan cukup vital juga dalam menjaga kelancaran dan physical distancing saat proses keberangkatan,” tandasnya.