Sempat Ditutup Akibat Erupsi Merapi, Penerbangan dari Bandara Soetta ke Solo Kembali Beroperasi

Jakarta – Beberapa dari , Tangerang, Banten menuju Solo, Jawa Tengah terpaksa dibatalkan setelah erupsi Gunung Merapi pada Selasa (3/3) pagi. Pembatalan dan perubahan sejumlah penerbangan tersebut dilakukan usai diterbitkannya Notice to Airmen (NOTAM) Nomor B0614/20.

Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta - www.tribunnews.com

Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta – www.tribunnews.com

Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soetta, Febri Toga Simatupang mengungkapkan bahwa sejak diterbitkannya notam tersebut, ada 2 penerbangan Garuda Indonesia ke Solo yang dibatalkan alias canceled. “Dari Bandara Soekarno-Hatta ada dua penerbangan Garuda Indonesia yang cancel yakni GA-225 dan GA-022,” ujar Febri, Selasa (3/3), seperti dilansir Liputan6.

Tak hanya Garuda Indonesia, maskapai Lion Air pun ikut terdampak erupsi Gunung Merapi. Alhasil penerbangan Lion Air rute Bandara Soetta menuju Solo juga terpaksa dialihkan rutenya ke Semarang. “Untuk penerbangan lainnya re-route ke Semarang untuk Lion Air. Itu terdapat 3 penerbangan,” jelas Febri.

Lebih lanjut Febri menuturkan, sejak ditutupnya Bandara Internasional Adi Soemarmo, sejauh ini operasional Bandara Soekarno-Hatta masih berjalan normal. Tak terpantau adanya penumpukan dan antrean di area check-in konter. “Sejauh ini di Bandara Soekarno-Hatta normal. Kami terus memantau perkembangan lanjutan terkait penerbangan menuju Solo,” ujar Febri.

AirNav Indonesia sendiri sudah menerbitkan Notam nomor B0620/20C pukul 15.30 WIB terkait pembukaan Bandara Adi Soemarmo (Solo). Dengan begitu, Bandara Adi Soemarmo sudah kembali beroperasi dengan normal usai ditutup sejak pukul 09.25 WIB Selasa pagi. “Berdasarkan hasil pengamatan, sudah tidak terdapat sebaran abu vulkanik pada runway dan apron di Bandara Adi Soemarmo,” ungkap Manager Humas AirNav Indonesia Yohanes Sirait dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (3/3).

Di sisi lain, Bandara Adi Sutjipto, Bandara Internasional Yogyakarta, dan Bandara Ahmad Yani Semarang tetap beroperasi melayani penerbangan secara normal. “AirNav Indonesia bersama seluruh stakeholder terkait akan terus memantau perkembangan dampak erupsi Gunung Merapi terhadap penerbangan dan selalu menginformasikan melalui NOTAM setiap perkembangan yang terjadi,” tutupnya.