Memakan Proses Panjang, Desain Terminal 4 Bandara Soetta Ditarget Selesai Tahun Depan

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) II memiliki target untuk dapat merampungkan , Tangerang, Banten pada Februari 2021 mendatang. Terminal 4 Bandara Soetta sendiri kabarnya masih cukup panjang dan kemungkinan rampung pada Januari atau Februari tahun depan.

Muhammad Awaluddin, Direktur Angkasa Pura II - ekbis.rmol.co

Muhammad Awaluddin, Direktur Angkasa Pura II – ekbis.rmol.co

Menurut Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin, ada 3 tahap fase desain. Pertama adalah desain konseptual, yang kedua basic desain, dan ketiga adalah detail engineering desain. Usai merampungkan ketiga tahap tersebut, baru dapat dilanjutkan dengan proses konstruksi atau terminal. “Jadi kami rasa penyiapan itu masih butuh waktu dan kita belum melihat itu ada potensi terdampak saat ini dari penyebaran virus corona,” ungkap Awaluddin, Kamis (5/3), seperti dikutip dari Bisnis.

Lebih lanjut Awal memaparkan, upaya pengembangan Terminal 4 di Bandara Soekarno-Hatta tersebut diperkirakan bakal membutuhkan investasi sebesar Rp11 triliun hingga Rp12 triliun. Guna memenuhi kebutuhan pendanaan, Awaluddin berpendapat jika PT AP II harus memakai terobosan dengan bisnis model baru dalam menentukan struktur pembiayaan yang paling optimal.

Menurutnya, opsi pembayaran akan dilakukan dengan kombinasi antara self investment atau dengan strategi kemitraan. “Kita belum putuskan, sedang mengkaji semua peluang untuk kemudian model atau struktur mana yang paling optimal,” ungkap Awaluddin.

Awaluddin juga mengungkapkan bahwa persiapan desain untuk gedung terminal dan penyiapan pembiayaan nantinya bakal dilaksanakan secara paralel. Kedua hal tersebut dinilai perlu dilakukan secara paralel supaya dalam kurun waktu 12 bulan bisa dirampungkan dan dapat langsung menggandeng mitra strategis untuk diajak bekerja sama.

Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta sendiri rencananya bakal dibangun dengan kapasitas mencapai 35 juta sampai 40 juta penumpang per tahun. Pembangunan Terminal 4 Bandara Soetta akan dirampungkan tahun 2024 mendatang. Dengan demikian, bandar udara berkode CGK tersebut nantinya diharapkan bisa mempunyai total kapasitas akhir mencapai 100 juta pergerakan penumpang per tahunnya.