Bandara Soekarno-Hatta Belum Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Jakarta – Airnav mengungkapkan bahwa dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang saat ini berstatus siaga masih belum mengganggu aktivitas dan navigasi. Lalu lintas penerbangan pun dianggap masih berlangsung aman dan normal.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta - id.wikipedia.org

Internasional – id.wikipedia.org

Dalam Notice to Airmen (Notam) nomor A5446/18, Kamis (27/12) siang kemarin, Airnav menyebutkan bahwa terdapat 7 jalur penerbangan yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. “Penutupan dan pengalihan jalur penerbangan dilakukan di wilayah yang terdampak sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Setelah melalui wilayah tersebut, akan kembali ke jalur penerbangan normal dan hal ini tidak mengakibatkan pembatalan penerbangan,” ujar Corporate Secretary AirNav Indonesia, Didiet KS Radityo, Kamis (27/12), seperti dilansir CNNIndonesia.

Lebih lanjut Didiet mengungkapkan, berdasar hasil koordinasi antara Airnav Indonesia dengan BMKG dan PVMBG serta pengamatan Darwin Volcanic Ash Advisory Center (DVAAC), sampai sekarang semburan debu vulkanik Gunung Anak Krakatau bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan 45 knots dan arah timur laut dengan kecepatan 15 knots. “AirNav terus melakukan monitor dengan mempertimbangkan data dari Darwin Volcanic Ash Advisory Centre (DVAAC), data dari Satelit Cuaca Himawari Jepang,” katanya.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Raden Inten II Lampung sendiri mempunyai jarak 28 mil laut (nm) dengan batas luar area semburan debu vulkanik Gunung Anak Krakatau, sehingga masih dinyatakan dalam kondisi yang aman. “Sehingga pelayanan navigasi dan pergerakan pesawat masih berjalan normal di dua bandara tersebut. Namun tetap, saat ini personel kami terus bersiaga terhadap aktivitas Gunung Krakatau ini dan akan terus melaporkan perkembangan kondisi terkini, melalui Notam yang akan terus diperbaharui,” bebernya.

Senada, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga mengungkapkan jika kondisi Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten masih aman. “Sampai saat ini, kondisi Bandara Soekarno-Hatta belum terganggu abu vulkanis, sehingga aman dilalui pesawat,” ucap Budi.

Budi mengharapkan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau nantinya tak sampai mengganggu penerbangan di Bandara Soetta, karena dapat berdampak pada ratusan penerbangan domestik dan internasional. “Tentu kita berharap hal itu tidak terjadi karena bisa mengganggu penerbangan yang setiap hari mencapai ratusan,” tutup Menhub.