AP II & Astra Digital Rilis 3 Aplikasi Anyar di Bandara Soekarno-Hatta

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) II dan PT Astra yang merupakan anak dari PT Astra International Tbk melakukan kerja sama untuk menghadirkan serba digital di APSpace, yakni co-working space milik AP II.

PT Angkasa Pura (AP) II dan PT Astra International Tbk kerja sama layanan serba digital di APSpace - www.merdeka.com

PT Angkasa Pura (AP) II dan PT Astra International Tbk kerja sama layanan serba digital di APSpace – www.merdeka.com

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin dan President Director Astra Digital International Djap Tet Fa pada Rabu (9/10) di oworking space premium APSpace, Internasional , Tangerang, Banten. “Digitalisasi itu bukan hanya gaya, tapi keharusan. Ini merupakan starting point bagi Indonesia untuk mengenalkan diri sebagai bangsa yang ramah secara digital,” ucap Direktur Astra International Paulus Bambang Widjanarko, seperti dilansir Liputan6.

Dari kerja sama tersebut, Astra Digital nantinya akan menghadirkan 3 layanan berbasis aplikasi di Bandara Soetta, antara lain Cariparkir untuk memesan slot parkir reguler dan parkir inap khusus mobil, Movic untuk penyewaan mobil, dan aplikasi Sejalan untuk memesan tiket bus.

Menurut President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, penandatanganan nota kesepahaman ini menandakan komitmen bersama antara AP II dan Astra International Group dalam rangka meningkatkan pengalaman pelanggan di Bandara Soetta. 

“Angkasa Pura II tengah mempersiapkan banyak layanan dan operasional berbasis digital, dan hari ini Astra Digital membawa solusi untuk mobilitas yaitu mempermudah pencarian parkir, sewa kendaraan, dan pembelian tiket bus melalui aplikasi,” papar Awaluddin.

Selain itu, layanan ini juga dinilai sejalan dengan upaya perusahaan dalam membangun koneksi antar elemen dengan digitalisasi. “Saat ini orang ke bandara bukan hanya mau naik atau turun dari pesawat, tapi melakukan kegiatan lain, seperti meeting. Oleh karena itu, perlu infrastruktur digital yang baik untuk menunjang itu semua,” jelasnya.

Dengan adanya digitalisasi ini juga diharap dapat jadi sumber pendapatan baru untuk perusahaan. “Angkasa Pura II tengah fokus mencari sumber pendapatan dari bisnis non-core, salah satunya kami melihat adanya peluang untuk menjadikan area digital sebagai sumber pendapatan yang baru,” ungkap Awaluddin.

Ke depannya, seluruh bandar udara yang berada di bahwa pengelolaan AP II akan dikembangkan dengan konsep smart connected, yakni mempunyai layanan yang terintegrasi lewat digitalisasi. “Apalagi kalau semua nanti terkoneksi, mereka masuk sudah merasa disambut oleh Indonesia. Kita sanggup memikirkan sesuatu karena unsur digital ini membuat orang menjadi smart,” tandas Paulus.