Bandara Soekarno-Hatta Raih Airport Health Accreditation

Jakarta , Tangerang, Banten menjadi bandar udara pertama di Indonesia yang meraih Airport Health Accreditation (AHA) dari Airport Council International (ACI). Akreditasi tersebut diraih berkat penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan (Covid-19).

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT AP II - swa.co.id

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT AP II – swa.co.id

Sejauh ini, di kawasan ASEAN hanya ada 2 bandara yang meraih akreditasi tersebut dari ACI, yakni Bandara Soetta dan Bandara Changi di Singapura. Melalui suratnya yang dilayangkan pada PT Angkasa Pura (AP) II selaku pihak pengelola Bandara Soekarno-Hatta, Director General ACI World, Luis Felipe de Oliveira mengucapkan selamat atas keberhasilan meraih akreditasi AHA. Protokol kesehatan yang diterapkan dinilai telah sesuai dengan Aviation Business Restart and Recovery dari ACI serta ICAO Council Aviation Recovery Task Force Recommendation.

“Setelah meninjau bukti-bukti yang dilaporkan melalui evaluasi kami, bandara Anda (Bandara Soekarno-Hatta) menunjukkan telah mampu menyediakan bandara yang aman (safe airport experience) kepada seluruh traveler di mana ini sejalan dengan rekomendasi standar kesehatan yang dicanangkan ACI dalam panduan Aviation Business Restart and Recovery serta rekomendasi dari ICAO Council Aviation Recovery Task Force (CART),” ujar Felipe, Jumat (13/11), seperti dilansir Koran-jakarta.

Adapun topik yang dievaluasi oleh ACI meliputi kebersihan dan disinfeksi, physical distancing di area yang memungkinkan, perlindungan terhadap staf, tata letak ruang, komunikasi kepada penumpang pesawat, dan fasilitas penumpang pesawat. Evaluasi juga dilakukan pada seluruh area penumpang beserta prosesnya, yang mencakup akses terminal, area check in, pemeriksaan keamanan, boarding gate, lounge, komersial, F&B, hingga perlengkapan seperti garbarata, eskalator dan elevator, area imigrasi beserta fasilitasnya, area pengambilan bagasi dan pintu keluar kedatangan.

Menurut President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, capaian ini juga meningkatkan optimisme pihaknya agar dapat selalu memenuhi standar global dalam operasional dan berbagai prosedur, termasuk aspek kesehatan. “Bandara-bandara PT Angkasa Pura II sudah menjalankan pola pengelolaan dan operasional yang mengikuti best practice di industri global. Dan Bandara Soetta pun kini menyandang status Green Star di dalam peta Airport Health Accreditation 2020,” ungkapnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto juga mengapresiasi akreditasi yang berhasil diraih oleh Bandara Soekarno-Hatta. “Kami juga berharap, tidak hanya Bandara Soekarno-Hatta, tetapi seluruh bandara besar di Indonesia dapat memperoleh akreditasi tersebut dengan kesempatan yang sama. Mari tetap dukung disiplin protokol kesehatan pada moda transportasi udara,” tandasnya.