Jumlah Barang Bawaan Penumpang di Bandara Soetta Selama Liburan Lebih dari 178 Kg

Cengkareng – Bertepatan dengan momen libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, , Tangerang, Banten berhasil mencatatkan tertinggi selama pandemi virus corona (Covid-19). Terhitung pada Rabu (28/10) lalu terdapat sebanyak 64.021 orang bepergian melalui Bandara Soetta.

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) - solo.tribunnews.com

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) – solo.tribunnews.com

Tak hanya pergerakan penumpang, jumlah bagasi atau barang bawaan penumpang pun melonjak hingga 178.508 kg. “Pada 28 Oktober 2020 mencapai 178.508 kilogram dengan jumlah koli (satuan barang bagasi) sebanyak 13.613 koli,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Jumat (30/10), seperti dilansir Kompas.

“PT Gapura Angkasa melakukan penanganan barang bawaan atau koper yang dimasukkan ke dalam bagasi , dan hal ini dapat dilakukan dengan baik termasuk pada 28 Oktober saat penerbangan ramai,” imbuh Awaluddin.

Belum lama ini Bandara Soekarno-Hatta juga menjalin kerja sama dengan Anteraja untuk meluncurkan layanan baru bertajuk Travylite. Travylite sendiri adalah layanan pengiriman bagasi ke wilayah Jabodetabek dan kota-kota besar lain di Indonesia untuk memudahkan traveler jika mengalami kelebihan berat bagasi.

Di sisi lain, lalu lintas penerbangan di 19 bandar udara PT AP II pada tanggal 28 Oktober 2020 mencapai 110.530 orang dan tercatat sebagai jumlah tertinggi harian sejak pandemi merebak. Bandara Soetta tercatat sebagai bandara dengan tingkat keramaian penumpang tertinggi di Indonesia.

Kemudian yang kedua ada Bandara Kualanamu dengan 9.899 penumpang, Halim Perdanakusuma 5.180 penumpang, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru 4.548 penumpang, dan Bandara Minangkabau Padang sebanyak 3.897 penumpang.

“Untuk destinasi tersibuk di Bandara Soekarno-Hatta pada tanggal itu (28 Oktober) adalah dari dan ke Denpasar sebanyak 73 penerbangan,” ungkap Awaluddin. Jumlah itu adalah sebagian dari 644 pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta pada hari yang sama.

Lebih lanjut Awaluddin menegaskan bahwa ramainya penerbangan diiringi dengan kesiapan para stakeholder, seperti pihak ground handling, maskapai, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan, hingga TNI dan Polri. “PT Angkasa Pura II dan seluruh stakeholder telah melakukan berbagai persiapan sehingga ketika puncak arus keberangkatan pada periode libur panjang ini tiba, kami berkolaborasi dalam menjalankan fungsi dan tugas sehingga operasional berjalan lancar dan protokol kesehatan diberlakukan dengan baik,” tutup Awaluddin.