Arus Balik Lebaran, Jumlah Penumpang di Bandara Soetta Lebih dari 75 Ribu Orang

– Pada Sabtu (1/7) kemarin terdapat sekitar 75.260 kedatangan dan keberangkatan di Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Jumlah penumpang serta tersebut mengalami lonjakan dibandingkan tahun 2016 lalu.

Puncak Arus Balik Bandara Soetta Diprediksi Terjadi Akhir Pekan - www.arah.com

Puncak Arus Balik Bandara Diprediksi Terjadi Akhir Pekan – www.arah.com

“Hingga saat ini masih tetap bergerak (jumlah penumpang dan penerbangan). Jumlah pergerakan pesawat saat ini ada 504 dengan jumlah penumpang sebanyak 75.280,” kata Chief of Officer in Charge PT Angkasa Pura (AP) II, Achmad Chairul di Posko Angkutan Mudik Tahun 2017 Bandara Soetta, Sabtu (1/7) seperti dilansir Republika.

Berdasarkan data dari PT Angkasa Pura (AP) II, jumlah penumpang yang datang ke Bandara Soetta kemarin mencapai 35.380 orang, baik dari penerbangan tujuan maupun internasional. Sedangkan untuk keberangkatan terdapat sekitar 39.340 orang. Data tersebut didapatkan dari hasil perhitungan pada Sabtu (1/7) sampai pukul 15.00 WIB.

Lebih lanjut Chairul mengatakan jika data pada H+4 merupakan data yang sudah tetap. Menurut data tersebut, total penerbangan di Bandara Soetta menginjak angka 1.310 penerbangan, meningkat 6.94 persen dibanding tahun lalu. Sementara itu jumlah penumpang mengalami penurunan sebesar 4,02 persen dibanding tahun sebelumnya, yakni berada di angka 183.968 orang.

Walau demikian, secara keseluruhan sejak H-10 sampai H+4 jumlah penerbangan dan penumpang di Bandara Soetta menunjukkan kenaikan. Jumlah penumpang meningkat sebesar 10 persen dibanding musim 2016. “Sedangkan untuk penerbangan terjadi kenaikan sebesar tiga persen pada tahun ini,” tandas Chairul.

Kepadatan arus balik sendiri sudah mulai terlihat pada H+5 di 2 Bandara Soekarno-Hatta. “Ramai banget (di 2 Bandara), sampai antrean di pengambilan bagasi ramai,” kata salah seorang pengguna jasa bandara, Alex.

Alex mengaku datang di Terminal 2 pukul 17.30 WIB usai melakukan penerbangan internasional dari Taiwan. “Saking crowded-nya petugas sibuk sendiri. Mereka bantu ngecek bagasi bener atau enggak. Kemudian untuk pengambilan troli, sampai nggak cukup,” tutur Alex.