Aplikasi Travelin Angkasa Pura II Tawarkan Produk UMKM Kelautan & Perikanan

Jakarta (AP) II menjalin kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memperkuat e-Commerce di aplikasi Travelin. Melalui aplikasi Travelin, KKP ingin memperkenalkan produk-produk UMKM di sektor kelautan dan perikanan, seperti produk pangan, kecantikan, hingga kerajinan tangan.

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II - www.medcom.id

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II – www.medcom.id

“Kami gandeng KKP agar produk UMKM Kelautan dan Perikanan yang tergabung dalam #PasarLautIndonesia masuk ke aplikasi Travelin,” ungkap President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Rabu (26/5), seperti dilansir Indotelko.

Lebih lanjut Awaluddin mengungkapkan, nantinya produk perikanan dan kelautan yang ada di galeri Pasar Laut Indonesia bisa dibeli secara online lewat aplikasi Travelin sebagai media e-commerce yang dapat diunduh di smartphone iOS dan Android.

Aplikasi Travelin sendiri dikembangkan oleh Angkasa Pura II guna memudahkan dan menawarkan seamless journey experience untuk traveler, serta mendukung ekosistem transportasi dan pariwisata nasional. “Kami berharap dengan adanya galeri produk perikanan dan kelautan di Terminal 3, masyarakat dapat semakin bangga terhadap produk-produk dalam negeri,” jelas Awaluddin.

Selain itu, Pasar Laut Indonesia yang digagas oleh  Kementerian Kelautan dan Perikanan juga sejalan dengan Gerbang Indonesia (Gerakan Bangga Karya Anak Bangsa Indonesia) yang diluncurkan AP II pada awal 2021. Gerbang Indonesia memiliki tiga utama, yaitu Bandara sebagai gerbang utama pembinaan UMKM, Bandara sebagai tempat kegiatan transaksional UMKM, dan Bandara sebagai hub pariwisata dan budaya Indonesia. Ia pun membuka peluang galeri serupa untuk dibuka di 18 bandar udara lain yang dikelola AP II.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti menuturkan bahwa galeri tersebut adalah bagian dari soft launching Pasar Laut Indonesia sekaligus bentuk dukungan KKP terhadap gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI). “Kita ingin menunjukkan, ikan atau produk kelautan dan perikanan tidak hanya bisa dinikmati anak-anak untuk kecerdasannya, tapi juga ibu-ibu untuk kecantikannya dan semua usia untuk kebutuhan imunitasnya,” tutup Artati.