AP II Diizinkan Tambah Kapasitas Penumpang Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA – Selama pandemi Covid-19, Kementerian Perhubungan memang membatasi di transportasi publik tidak boleh lebih dari 50 persen untuk meminimalkan penularan virus. Namun, menjelang akhir tahun 2020 ini, kementerian memberikan izin kepada PT Angkasa Pura II untuk menambah kapasitas Internasional menjadi lebih dari 50 persen.

Penumpang Bandara Internasional Soekarno-Hatta - www.minews.id

Penumpang Bandara Internasional Soekarno-Hatta – www.minews.id

“Kami sudah kirim surat, direspons baik bahwa kami per minggu lalu dibolehkan menambah kapasitas, diberikan fleksibilitas,” papar Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, dikutip dari CNN Indonesia. “Kementerian Perhubungan telah memberikan fleksibilitas kepada AP II dalam mengukur kapasitas maksimal penumpang di bandara. Pengukuran ini akan disesuaikan dengan kebutuhan bandara.”

Selama ini, operasional bandara saat pandemi diatur dalam Surat Edaran Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan tentang Operasional Transportasi Udara dalam Masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman dari Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Dalam regulasi tersebut, operator bandara hanya boleh mengoperasikan bandara saat jam sibuk hanya dengan kapasitas 50 persen dan maskapai hanya boleh mengisi pesawatnya dengan kapasitas 70 persen.

“SE tersebut terbit karena pada Juni 2020 lalu masih ada pembatasan perjalanan yang cukup dominan. Sementara, kapasitas bandara juga masih longgar karena penumpang dan pergerakan yang sedikit,” sambung Awaluddin. “Sekarang dibutuhkan fleksibilitas menyikapi SE Nomor 13. Sebentar lagi kita tunggu seperti yang disampaikan oleh Kementerian Perhubungan bahwa proses penggantian SE 13 sedang berproses satu sampai dua hari ini.”

Sebenarnya, pada Juli 2020 lalu, PT Angkasa Pura II juga sudah menyeimbangkan utilisasi kapasitas penumpang di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta sejalan dengan meningkatnya ketersediaan waktu terbang (slot time). Meningkatnya lalu lintas penerbangan dan meningkatnya utilisasi slot time juga diikuti peningkatan utilisasi kapasitas penumpang di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

“Penyeimbangan utilisasi kapasitas terminal itu dilakukan dengan memindahkan penerbangan Citilink dari Terminal 2D ke , dan sebagian penerbangan di Terminal 2E ke 2D mulai 23 Juli 2020,” papar Director of Operation & Service PT Angkasa Pura II, Muhamad Wasid, kala itu. “Pada bulan ini, lalu lintas penerbangan mulai berangsur pulih dan Terminal 2 melayani hingga 70 persen total penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, sementara 30 persen dilayani melalui .”