AP II Siap Layani Penumpang di 13 Bandara Selama Libur Imlek

Jakarta – Menjelang perayaan , banyak masyarakat yang ingin merayakannya bersama keluarga dan ada pula yang ingin berlibur. Oleh sebab itu sejumlah tempat hingga transportasi umum pun diperkirakan akan ramai pada saat Tahun Baru China mendatang.

Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin - solo.tribunnews.com

Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin – solo.tribunnews.com

PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola dan 12 bandara lainnya di Indonesia mengaku telah siap untuk menghadapi kenaikan jumlah saat Imlek pada tanggal 28 Januari 2017 depan.

“Kebetulan ada sejumlah tujuan favorit masuk bandara di dalam pengelolaan AP 2, yaitu Pontianak, Bangka, , dan ,” ujar Direktur Utama PT AP II, Muhammad Awaluddin.

Menurut Awaluddin, sejumlah bandara akan mengalami lonjakan penumpang ketika libur Imlek kelak. “Terjadi peningkatan (jumlah penumpang) di Pangkalpinang, tapi di tempat lain tidak ada. Dari 13 bandara ini punya tipikal berbeda untuk hadapi musim liburan,” paparnya.

Sementara itu, PT AP II Pontianak memprediksi jika jumlah penumpang di Bandara Supadio akan naik mulai hari ini, Rabu (25/1). “Kami perkirakan akan mulai ramai pada tanggal 25 Januari besok (hari ini),” tutur Zulbrito Radikar, Manager Operasi AP II Pontianak, Selasa (24/1).

Pada hari biasa, Bandara Supadio Pontianak bisa melayani minimal 8.000 penumpang. “Tapi kalau sudah menjelang hari raya keagamaan atau libur panjang dapat melayani lebih dari sepuluh ribu penumpang,” jelasnya.

Saat ini PT AP II mengelola 13 bandara di Indonesia, mulai dari Soekarno-Hatta (Jakarta), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Kualanamu (Medan), Supadio (Pontianak), Minangkabau (Padang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Husein Sastranegara (Bandung), Sultan Iskandarmuda (Banda Aceh), Raja Haji Fisabilillah (Tanjungpinang), Sultan Thaha (Jambi), Depati Amir (Pangkal Pinang), dan Silangit (Tapanuli Utara).

Tahun ini AP II berharap agar sejumlah maskapai mulai mengoperasikan pesawat berbadan besar (wide body) agar dapat mengurangi padatnya lalu lintas penerbangan saat musim liburan, termasuk ketika Imlek.