Laksanakan Program CSR, AP II Bedah 10 Unit Rumah di Kawasan Bandara Soetta

Tangerang – PT Angkasa Pura (AP) II , Tangerang, Banten kembali menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang bermukim di sekitar Soetta melalui CSR (Corporate Social Responsibility). Tahun 2020 ini, AP II Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta melakukan bedah rumah warga sekitar kawasan bandara sebanyak 10 unit.

Nenek Hanifa warga Kabupaten Tangerang mendapatkan CSR bedah rumah dari Bandara Soekarno-Hatta - www.bantennews.co.id

Nenek Hanifa warga Kabupaten Tangerang mendapatkan CSR bedah rumah dari Bandara Soekarno-Hatta – www.bantennews.co.id

“Kami menunaikan salah satu program CSR binaan lingkungan pada tahun 2020 di mana melaksanakan bedah rumah warga sekitar bandara yang tidak layak huni sebanyak 10 unit. Dan itu dibagi dua wilayah, yaitu Kota Tangerang 5 unit dan Kabupaten Tangerang 5 unit, salah satunya rumah Nenek Hanifa itu,” kata Manager Community Development Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta, Yudi M.A, seperti dilansir Bantennews.

Dalam program bedah rumah yang diselenggarakan AP II, salah satu rumah yang berkesempatan untuk dibenahi adalah rumah milik Nenek Hanifa (70) warga Kampung Rawa Jati RT 02/RW 04, Desa Rawa Rengas, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Lebih lanjut Yudi menjelaskan jika rumah yang dibedah tersebut mulai dikerjakan sejak awal . Apabila dikalkulasikan secara nominal, yakni sekitar Rp80 juta setiap rumah. “Kami anggarkan setiap rumah yang dibedah sekitar Rp80 juta. Dan rumah itu mulai dari tahap awal sampai akhir. Dari 10 unit sudah ada yang dalam tahap pengerjaan masing-masing berukuran 5×6 meter,” jelas Yudi.

Nenek Hanifa sendiri merasa bersyukur karena memperoleh bantuan dari BUMN pengelola bandara tersebut. Pasalnya, sebelumnya rumah Nenek Hanifa hanya berdinding bilik yang mudah terbakar, namun kini akan layak untuk ditempati.

“Makasih banyak buat Bandara Soetta yang udah mau bantu saya dan keluarga untuk memperbaiki rumah saya yang udah tidak ada karena terbakar bulan-bulan kemarin. Saya ngontrak udah tiga bulan. Uang nggak menentu punya, kontrakan dibayarin sama orang para tetangga patungan,” tutur Nenek Hanifa.

Bandara Soekarno-Hatta sendiri memang diketahui rutin menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility. TJSL tidak hanya mengenai kegiatan yang dilakukan di mana ikut serta dalam pembangunan ekonomi masyarakat setempat, tetapi juga terkait kewajiban dalam melestarikan lingkungan.