Angkasa Pura II Siapkan Belanja Modal Hingga Rp 13 Triliun

Jakarta – PT (AP) II tahun ini tengah mempersiapkan belanja modal sebesar Rp 13 triliun. Sebelumnya, tahun 2018 lalu PT AP II telah menerbitkan obligasi mencapai Rp 750 miliar. Nantinya, sepanjang tahun ini hingga 2020 mendatang, AP II memiliki target dana yang dihimpun lewat obligasi mencapai Rp 3 triliun.

Andra Y Agussalam, Direktur Keuangan Angkasa Pura II (tengah) - ekonomi.kompas.com

Andra Y Agussalam, Direktur Keuangan Angkasa Pura II (tengah) – ekonomi.kompas.com

Menurut Direktur Keuangan AP II Andra Y Agussalam, pihaknya masih mempunyai ruang pendanaan lewat obligasi sebesar Rp 2,25 triliun tahun ini. Meski demikian, seluruh obligasi tersebut tak akan diterbitkan langsung pada tahun ini. “Mungkin pada second half (semester dua) Rp 1 triliun atau enggak sampai,” papar Andra, Selasa (26/3), seperti dilansir Kontan.

Lebih lanjut Andra menjelaskan jika sumber pendanaan untuk belanja modal tahun ini bukan hanya diperoleh dari obligasi saja, tetapi juga dari sektor perbankan. Adapun dari perbankan, AP II akan meminjam dana sebesar Rp 5,5 triliun.

Nantinya sekitar 60% dari total belanja modal itu akan dialokasikan untuk keperluan revitalisasi , khususnya revitalisasi Terminal 1 dan Terminal 2. Di samping itu, akhir tahun 2019 ini AP II juga memiliki target untuk melakukan groundbreaking pembangunan landasan pacu ketiga di Bandara Soetta, segera setelah urusan pembebasan lahan rampung.

“Capex kami tahun ini sebesar Rp13 triliun, sebagian besar digunakan di Bandara Soekarno-Hatta, runway 3 alokasikan, Terminal 1 dan 2 kami revitalisasikan, lalu ada juga alokasi bisnis anorganik, akuisisi -perusahaan lain. Bandara di Padang perluasan, Pontianak juga perluasan,” bebernya.

Tak hanya Bandara Soetta, AP II pun membidik untuk mengikuti tender operator bandara di Labuan Bajo. Hal ini dilakukan untuk mengincar pertumbuhan bisnis organik dan juga meningkatkan porsi pendapatan anorganik perusahaan. Pihak AP II nantinya berencana melakukan akuisisi dengan perusahaan ground handling dan juga menjalin kerja sama dengan perusahaan pengiriman paket.

Tahun 2019 ini terdapat 3 bandara baru yang bakal diserahterimakan dari pemerintah pada AP II, antara lain Bandara Fatmawati Bengkulu, H.A.S Hanandjoeddin Belitung, dan Raden Inten II Lampung. Total investasi yang disiapkan Rp 1,65 triliun. “Ketiga bandara tersebut diserahkan, kami investasi, overlay, perluasan terminal, konsesi 20 tahun-30 tahun ke depan, nanti ada retribusi dari sana,” tandasnya.