Ajak Pengunjung Bernostalgia, PT AP II Hadirkan Permainan Tradisional di Bandara Soetta

Tangerang – Puluhan permainan tradisional dihadirkan di , Tangerang, Banten. Sederet permainan tradisional seperti congklak, bekel, catur Jawa, egrang atau bakiak, hingga bekel membuat para Bandara Soetta kembali bernostalgia ke masa kecil mereka.

Pameran mainan tradisional Indonesia di area keberangkatan internasional T3 Bandara Soetta ini rupanya hasil kerjasama antara PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam pameran tersebut menghadirkan 75 dari 2.500 permainan tradisional asal Indonesia dari berbagai daerah.

Ituk Herarindri, Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT Angkasa Pura II - womensobsession.com

Ituk Herarindri, Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT Angkasa Pura II – womensobsession.com

“Dari 2.500 permainan tradisional yang ada di Indonesia, kami bisa hadirkan 75 permainan. Pengunjung bandara silakan bernostalgia bermain di sini,” kata Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT Angkasa Pura II, Ituk Herarindri, seperti dilansir Liputan 6.

Lokasi pameran permainan tradisional di T3 Bandara Soetta ini rupanya diramaikan oleh para pengunjung maupun petugas PT AP II. “Seru banget, jadi nostalgia lagi waktu kecil suka main bekel sama temen-temen,” kata salah satu pengunjung bernama Mitha, Senin (27/8).

Sayangnya mainan yang ditampilkan dalam permainan tersebut tidak untuk diperjual-belikan. Menurut Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid, pihak Kemendikbud memang sengaja menghadirkan pameran tersebut demi menanamkan rasa cinta pada Indonesia. “Di sini kita punya ruang bermain yang bisa digunakan pelanggan khususnya pengunjung yang bawa keluarga dan anak-anak. Garis besarnya kita ingin buat orang jatuh cinta kepada Indonesia dari permainan anak-anak,” ujar Hilmar.

Tak hanya mengajak para pengguna jasa untuk bernostalgia ke masa kecil, arena permainan tradisional tersebut juga diselenggarakan untuk mempromosikan jati diri Indonesia di mata dunia. Bahkan pihak AP II juga mengajak kontingen Asian Games 2018 untuk bermain di arena tersebut. “Terutama saat para kontingen ini pulang nantinya, agar tidak bosan. Kami hadirkan berbagai permainan di sini,” beber Ituk.

Setidaknya terdapat beberapa jenis permainan tradisional yang cukup menarik perhatian para pengunjung, misalnya saja congklak, bola bekel, sepatu bola pantul, taplak Sunda manda, dam-daman, lompat karet, gasing, bakiak, egrang, batok, canang, otto-otto, hingga adu muncang.