Revitalisasi, Layanan Airfast & Trigana Air Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta

TANGERANG – Mulai tanggal 15 Agustus 2019 kemarin, pengoperasian domestik Citilink di Internasional resmi pindah ke 2 Domestik karena ada proyek revitalisasi di 1C. Ternyata, tidak hanya Citilink, operasional maskapai Airfast Indonesia dan juga pindah, tetapi ke .

Keberangkatan di Terminal 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta

Keberangkatan di Terminal 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta – youtube.com

“Satu lagi yah Tweeps #flightinfo dari APMin, di tanggal 15 Agustus 2019, penerbangan Airfast Indonesia juga akan beroperasi di Terminal 1B @CGK_AP2,” tulis PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno-Hatta dalam akun Twitter resmi mereka. “Ingat yah! Jangan sampai salah. Have a safe flight Tweeps! #angkasapura2.”

Memang, mulai pertengahan Agustus 2019 kemarin, PT Angkasa Pura II melaksanakan revitalisasi Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta secara bertahap, mulai Terminal 1C, disusul dengan Terminal 1B dan Terminal 1A. Selama dilakukan penataan ini, Terminal 1C tidak dapat dioperasikan untuk melayani penerbangan sementara waktu.

“Terminal 1 sejak pertama kali dioperasikan pada tahun 1985 hingga saat ini belum pernah dilakukan revitalisasi,” terang Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang. “Kapasitas penumpang per tahun di Bandara Soekarno-Hatta pada tahun 2018 sudah mencapai 67 juta orang, sedangkan kapasitasnya hanya 43 juta orang. Kondisi terminal saat ini dinilai kurang memadai untuk melayani jumlah penumpang yang terus bertambah.”

Meski dilakukan revitalisasi, Febri melanjutkan, Terminal 1 akan tetap mempertahankan desain awal. Proyek yang diagendakan selesai selama 360 hari tersebut akan memperluas central corridor area, connecting boarding lounge area, check-in counter area, dan sebagainya. “Gagasan untuk melakukan peremajaan dilakukan selain karena untuk meningkatkan kapasitas penumpang juga sebagai terobosan guna mengimplementasikan dari perkembangan dunia ,” tambah Febri.

“Berbagai berbasis , seperti lounge, fasilitas game station, wayfinding,  smart baggage, akan tersedia di sana,” sambung Febri. “Tidak hanya Terminal 1, Terminal 2 pun secara bertahap sedang dilakukan revitalisasi, sehingga secara keseluruhan total akan dapat menampung 75 juta penumpang per tahun.”