6 Kurir Narkoba Berhasil Diringkus di Bandara Soekarno Hatta

Jakarta – Subdit I Direktorat Resnarkoba Polda Jaya berhasil meringkus 6 pengedar narkoba di Terminal 1A kedatangan , Tangerang, Banten. Enam tersangka yang berhasil ditangkap kepolisian antara lain adalah BA (46), AM (42), SP (48), S (46), IW (37), dan TP (24).

pelaku narkoba - m.tempo.co

pelaku narkoba – m.tempo.co

“Para pelaku mengedarkan narkoba sabu. Sabu ini seperti kasus kemarin yaitu ,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, Jumat (26/8).

Salah seorang tersangka, BA (46) adalah kurir sabu yang telah berhasil 4 kali menembus pengamanan Bandara Soetta. Namun ia tertangkap saat hendak beraksi untuk kelima kalinya pada Senin (22/8) lalu. Sebagai kurir narkotika, BA mengaku mendapat upah Rp 20 juta per 1 kg sabu yang sukses ia selundupkan.

Awi menjelaskan bahwa terungkapnya kasus ini berawal ketika kepolisian menangkap BA alias Ipin di Terminal Soetta saat ia membawa sabu-sabu dari Malaysia. “Dari tangan tersangka (BA) berhasil disita berupa sebuah koper berisi 3.000 gram sabu dan sebuah tas berisi 2.320 gram sabu dan 200 butir ekstasi,” ujar Awi.

BA sendiri mengakui bahwa ini adalah pertama kalinya ia membawa sabu sebanyak 5 kg. Sebab biasanya ia hanya diminta mengirimkan sebanyak 3 kg sabu. “Ini kali pertama saya membawa sabu sebanyak itu. Saya juga aneh mengapa bisa minta kiriman sebanyak ini,” ujarnya sembari menangis.

Rupanya upah kurir narkoba yang berhasil meloloskan barang haram tersebut dari Bandara berbeda dengan kurir yang menyelundupkannya lewat jalur darat. Misalkan saja S (46) yang hanya diberi upah Rp 10 juta per 1 kg sabu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar John Thurman Panjaitan mengungkapkan bahwa ada banyak kurir narkoba yang dapat lolos dari sistem keamanan Bandara Soetta.

“Ini saja dia sudah lolos sebanyak 4 kali sebelumnya. Dan yang empat kali dia lolos itu memakai .”