21 Juli 2018, Ethiopian Airlines Terbang Perdana di T3 Bandara Soekarno-Hatta

TANGERANG – Satu lagi berencana mengoperasikan di . Ethiopian Airlines akan memulai penerbangan perdana mereka (inaugural flight) di Terminal 3 Bandara pada tanggal 21 Juli 2018 mendatang, yang diharapkan bisa mendorong potensi pariwisata dari Afrika ke Indonesia dan sebaliknya.

Erwin Revianto, Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soetta - images1.rri.co.id

Erwin Revianto, Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soetta – images1.rri.co.id

“Ethiopian Airlines akan memulai penerbangan perdana di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu, tanggal 21 Juli 2018,” tutut Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Erwin Revianto. “Penerbangan perdana maskapai ini akan disambut dengan water salute dan pengalungan bunga dari para pejabat PT Angkasa Pura II kepada tamu undangan dan para kru Ethiopian Airlines.”

Erwin menambahkan, ini adalah salah satu bentuk dukungan penuh terhadap maskapai Ethiopian Airlines dalam mengoperasikan penerbangan dengan rute Adis Ababa-Jakarta. Ia berharap dengan penerbangan ini, dapat mendorong potensi perdagangan dan pariwisata dari Afrika ke Indonesia maupun sebaliknya, selain sebagai upaya menguatkan jaringan ekonomi antara Indonesia dan Ethiopia.

“PT Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus mendukung dalam rencana bisnis maskapai sebagai upaya memajukan industri penerbangan dalam dan luar negeri,” sambung Erwin. “Kami telah melakukan berbagai pengembangan dalam pelayanan dengan terus menghadapi tantangan zaman di era digital seperti saat ini.”

Salah satunya, lanjut Erwin, dengan aplikasi Indonesia Airports yang memungkinkan seluruh pengguna jasa bandara dan masyarakat umum untuk mengakses berbagai informasi seputar penerbangan. Desakan atas pelayanan yang menjadikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai world class airport saat ini telah terpola.

Seperti diketahui, Bandara Soekarno-Hatta saat ini tengah melakukan berbagai peningkatan fasilitas, seperti adanya konektivitas kereta layang (skytrain) dan kereta bandara. Selain itu, juga revitalisasi interior Terminal 1 dengan kapasitas 18 juta penumpang dan Terminal 2 yang kini memiliki kapasitas 19 juta penumpang.